Makanan untuk Penderita Wasir: Yang Dianjurkan dan Dihindari
Pola makan adalah faktor yang paling bisa Anda kendalikan sendiri. Daftar makanan yang membantu melancarkan buang air besar, yang sebaiknya dikurangi, dan contoh menu sehari.
Dari semua hal yang memengaruhi wasir, pola makan adalah yang paling bisa Anda kendalikan sendiri — dan pengaruhnya besar. Alasannya sederhana: tinja yang lunak keluar tanpa perlu mengejan, dan mengejan adalah pemicu utama wasir.
Target hariannya
- Serat: 25–30 gram per hari
- Air: minimal 2 liter per hari
Rata-rata orang Indonesia mengonsumsi jauh di bawah angka serat itu. Menutup selisihnya sering sudah cukup mengubah keadaan.
Makanan yang dianjurkan
Sayuran berserat tinggi
Bayam, brokoli, wortel, buncis, kangkung, sawi, labu siam. Sayur berdaun hijau memberi serat sekaligus air.
Buah dengan kulit
Pir, apel, jambu biji, dan pepaya. Makan bersama kulitnya bila memungkinkan — sebagian besar seratnya ada di situ. Pepaya secara tradisional dipakai untuk melancarkan buang air besar dan memang tinggi air serta serat.
Pisang perlu catatan: pisang matang membantu, tetapi pisang yang masih agak mentah justru dapat memperlambat.
Kacang-kacangan dan biji-bijian
Kacang merah, kacang hijau, buncis, lentil. Kelompok ini punya kandungan serat tertinggi per porsi — satu mangkuk kacang merah matang bisa memberi 13–15 gram serat.
Biji-bijian utuh
Oat, beras merah, roti gandum utuh. Menukar nasi putih dengan beras merah beberapa kali seminggu sudah menambah asupan serat secara berarti.
Cairan
Air putih adalah yang utama. Sup dan kuah sayur ikut membantu.
Makanan yang sebaiknya dikurangi
Makanan sangat pedas. Capsaicin dapat memperparah rasa terbakar dan iritasi saat buang air besar, terutama bila sudah ada wasir luar.
Gorengan dan makanan berlemak tinggi. Memperlambat pengosongan lambung dan cenderung memicu sembelit.
Daging olahan. Sosis, nugget, kornet — tinggi lemak dan garam, hampir tanpa serat.
Tepung olahan. Roti putih, mi instan, kue kering. Mengenyangkan tanpa memberi serat, sehingga menggeser porsi makanan yang lebih berguna.
Alkohol dan kafein berlebih. Keduanya bersifat diuretik dan dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga tinja mengeras. Kopi satu sampai dua cangkir sehari umumnya tidak masalah asal minum air tetap cukup.
Produk susu dalam jumlah besar — untuk sebagian orang saja. Kalau Anda merasa sembelit memburuk setelah banyak mengonsumsi susu atau keju, coba kurangi dan perhatikan perubahannya.
Contoh menu sehari
Sarapan — Oat dengan potongan pisang matang dan sedikit kacang, ditambah segelas air.
Selingan pagi — Pepaya atau pir dengan kulitnya.
Makan siang — Nasi merah, tumis kangkung, ikan panggang, sup bening sayur.
Selingan sore — Segenggam kacang rebus.
Makan malam — Nasi merah porsi kecil, sayur bayam bening, tempe, buah.
Sepanjang hari: air putih, sedikit-sedikit tapi sering.
Tiga kesalahan yang sering terjadi
- 1Menaikkan serat mendadak. Melonjak dari 10 gram ke 30 gram dalam sehari menimbulkan kembung dan gas. Naikkan bertahap selama satu sampai dua minggu.
- 2Menambah serat tanpa menambah air. Ini justru memperkeras tinja. Serat dan air harus naik bersamaan.
- 3Mengandalkan suplemen serat tanpa memperbaiki makanan. Suplemen membantu menutup kekurangan, bukan menggantikan sayur dan buah.
Perubahan pola makan butuh waktu untuk terasa. Beri kesempatan dua sampai empat minggu sebelum menilai hasilnya, dan pertahankan setelah keluhan mereda — karena kembali ke pola lama adalah alasan paling umum wasir kambuh.
Hubungannya dengan perawatan lain
Pola makan bekerja pada akar masalahnya: tekanan saat buang air besar. Perawatan luar dan perawatan herbal bekerja pada kenyamanan sehari-hari selama proses itu berjalan. Keduanya saling melengkapi, dan tidak ada yang bisa menggantikan peran yang lain.
Bila keluhan berlanjut meski pola makan sudah diperbaiki secara konsisten, atau muncul perdarahan berulang, periksakan ke dokter.